Kamis, 26 Januari 2012

History of My Blog Template

Bisa dibilang ini postingan paling egk penting yang pernah saya buat.
Disini saya akan membahas gimana sich perjalanan templateku sampe saat ini.
Dengan taburan bahasa non-baku dan ketidakjelasan kalimat, cerita ini pun dimulai.


Pertama kali punya blog sejak kelas 2 sma karena rasa penasaran dan itu pun belajar dengan otodidak, dengan sedikit trik-trik yang bisa dibilang "nyontek" temen blog idamanku dulu pun selesai. Tapi sayangnya, template yang saya pakai masih menggunakan template "instant" dari btemplates, karena faktor ketidakmudengan dan karena belajar dengan otodidak pilihan memakai template "instant" pun di anggap paling benar. Pemakaian template instant ini pun berlanjut sampai menginjak bangku perkuliahan semester 1, waktu itu saya berkecimpung lagi di dunia blog karena mendapat tugas dari dosen Ilmu Komputer tentang blog. Menginjak semster 2 karena sering mengganti template instan di btemplates, makin lama kian habis pilihan untuk ganti.

Lalu ketika sedang blogwalking, eh nemu blog dengan template bawaan tetapi sudah dirombak penempatan dan semuanya, *lupa blog siapa. Dari situ saya mulai berpikir, "KENAPA HARUS NYARI YANG INSTANT TAPI KITA TIDAK PUAS, PADAHAL KITA BISA MEMBUAT DENGAN SESUKA HATI". Perlahan-lahan saya mulai mencari trik-trik dalam merombak template bawaan dari blogger sendiri.
Banyak bermunculan situs-situs yang menyediakan trik n tips dalam merombak blog. Cari aja di mbah google.

Pertama yang saya lakukan adalah penentuan warna, marah dan hitam yang terpilih, dengan sedikit memadukan unsur warna putih pada teksnya. Selanjutnya memberi animasi flash agar terlihat lebih hidup, trik ini pun saya dapat di google. Lalu membuat menu, agar terlihat lebih menarik. Memberi live traffic. Memberi iklan dari adsensecamp Dan lain sebagainya.
Suatu ketika ada seorang teman berkomentar, katanya dia susah koment kalau masih menggunakan kotak komentar bawaan, lalu saya cari di google sesuatu agar memudahkan dalam berkoment, eh ketemu dah, kotak komentar ala plugin facebook pun jadi pilihan, dengan variasi tombol like di setiap post.

Dan yang terakhir dilakukan adalah, rajin membuat artikel dan memberi info-info. Tapi harus diingat!!! RUTIN!!!

Tulisan di atas hanya bertujuan memberi informasi bagi yang membutuhkan.

Sumber : Pengalaman Pribadi
Reaksi: