Kamis, 23 Mei 2013

Mengetahui Pikiran Orang Dari Bunyi Klakson

sumber gambar : http://vaipui.files.wordpress.com/2012/02/sound.png

Akhirnya setelah berbulan-bulan pojokers tak posting, muncul juga sebuah tulisan (lebay dikit). Bahan kali ini adalah tentang bunyi-bunyian klakson. Pasti tahu kan apa itu klakson? Sebuah tanda yang berwujud bunyi dan berfungsi sebagai sebuah isyarat maupun tanda yang terpasang pada kendaraan bermotor dan bla..bla..blaa... Udah tahu kan? Nah kali ini pojokers akan sedikit membahas tentang bahasan yang bisa terbilang tidak penting (tapi kenapa masih tetep ditulis). Langsung saja dengan bahan tentang bagaimana Mengetahui Pikiran Orang Dari Bunyi Klakson, berikut penjelasannya.


1. Tin... (Bunyi Klakson)

orang tersebut berniat menyapa, tapi hanya sebatas tahu orangnya tanpa mengenalnya.

2. Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin...................... (Bunyi Klakson Panjang)

orang tersebut berniat menyapa, kenal dan tahu orangnya tapi malu-malu.

3. Tin.....Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin................. (Sekali pendek sekali panjang)

orang tersebut berniat menyapa, kenal, dan tahu orangnya, karena teman sekelas, tetangga, maupun kenalan lainnya.

4. Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin....... (Dua kali panjang)

orang tersebut telat menjemput istri maupun pacar

5. Tiinn..Tiinn..Tiinn..Tiinn..Tiinn.. (Lima kali pendek agak panjang)

orang  tersebut tengah terjebak macet dan jengkel... -____-"

6. Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......infinite (Panjang tak terhingga)

pengendara tersebut hampir dan bahkan menabrak pengendara lain... -____-"

7. Tiiiit..tritiiiit.. triiti..trii..tr..t.... (Suara menghilang perlahan)

pengendara tersebut adalah korban tabrak lari pengendara nomor 6... -____-"

8. Woooyyy... Minggiiiirrrr Wooyyy.... (Mulut pun berbicara)

pengendara tersebut ingin ke toilet dan sudah tidak dapat ditahan lagi, dan merupakan tersangka dari kasus kecelakaan antara pengendara 6 dan 7... -____-"

Mohon maaf jika bahasan terlalu tidak jelas, dan mohon maaf jika terdapat kata-kata yang kurang berkenan.
Disini kami hanya mencoba mengkritisi suatu hal yang mungkin dianggap sepele.

Sumber : Pengalamn Pribadi




.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Maaf Jika Terdapat Komentar yang Tidak Terbalas
Karena Admin Tidak Selalu Online